Postingan

Noraknya SOTR

Gambar
SOTR atau Sahur on The Road memang sudah menjadi acara sebagian kelompok atau komunitas di kota-kota besar seperti Jakarta. SOTR adalah kegiatan sahur yang di lakukan di luar atau di jalan dimana biasanya di selenggarakan komunitas atau kelompok untuk berkumpul dan melakukan sahur bersama. Dari kegiatan seperti ini ada sisi positif dan ada negatifnya, meskipun banyak negatifnya menurut saya. Jika di pandang dari segi positif SOTR dapat dijadikan ajang silaturakhim antar kelompok komunitas tersebut. Ketika sebuah komunitas melakukan kegiatan SOTR terkadang juga akan bertemu dengan komunitas lain yang melakukan kegiatan serupa sehingga tidak jarang antar komunitas tersebut terjadi perselisihan dan berakhir bentrokan. Bukan hanya itu saja, kegiatan SOTR juga di warnai kegiatan vandalisme yang biasanya di lakukan oleh anak-anak remaja yang baru menginjak usia dewasa atau biasa di sebut ABG. Mereka mencorat-coret tembok warga atau fasilitas umum sehingga membuat sebagian warga geram dan m...

Kopdar bersama Komunitas Sahabat Erdogan

Jumat 1 Juli 2018 kemarin Komunitas Sahabat Erdogan melaksanakan acara kopdar sekaligus kajian tentang penaklukan Konstatinopel yang sekarang lebih di kenal Istanbul (Turky). Kajian kemarin dihadiri oleh Muhammad Zaitun Rasmin ( Ketua Ikatan Ulama dan Da’i se Asia Tenggara, Wasekjen MUI), Kamarullah (Alumni univ. Turky) dan Cemal Sahin (Hyrat Foundation). Sebagai pembicara pertama, Ust. Zaitun dengan segala kerendehan hati beliau mengatakan “harusnya Ust. Felix Siaw yang memberikan materi ini, karena saat ini beliaulah yang paham tentang Ustmaniah”. Tapi yang saya ingin ceritakan disini bukan materi yang dibawakan di kajian kemarin, tapi tentang komunitas ini sendiri. Kebanyakan anak muda jaman sekarang lebih mengidolakan sosok selebritis, pemain sepak bola dan publik figur lainnya yang mana meraka kebanyakan jauh dari kesan islami bahkan memang non Muslim. Dewasa ini memang sedikit sosok muslim yang jadi idola anak muda jaman sekarang, mungkin jikalau ada yang saya tahu seperti ...

Memulai Menulis (Lagi)

Seperti biasa malam ini mataku susah untuk terpejam, tidak tahu kenapa terbesit untuk membuka laptop dan mulai mengetik sesuatu.  Sebenarnya aku juga bingung mau menulis apa, karena di kepala ku masih penuh sesak dengan masalah-masalah yang yang sedang aku alami. But its Ok, aku masih coba untuk terus menulis dan menuangkan apa yang ada di dalam kepalaku. Yah... paling tidak aku sudah mencoba untuk memulai.