Noraknya SOTR


SOTR atau Sahur on The Road memang sudah menjadi acara sebagian kelompok atau komunitas di kota-kota besar seperti Jakarta. SOTR adalah kegiatan sahur yang di lakukan di luar atau di jalan dimana biasanya di selenggarakan komunitas atau kelompok untuk berkumpul dan melakukan sahur bersama. Dari kegiatan seperti ini ada sisi positif dan ada negatifnya, meskipun banyak negatifnya menurut saya. Jika di pandang dari segi positif SOTR dapat dijadikan ajang silaturakhim antar kelompok komunitas tersebut. Ketika sebuah komunitas melakukan kegiatan SOTR terkadang juga akan bertemu dengan komunitas lain yang melakukan kegiatan serupa sehingga tidak jarang antar komunitas tersebut terjadi perselisihan dan berakhir bentrokan. Bukan hanya itu saja, kegiatan SOTR juga di warnai kegiatan vandalisme yang biasanya di lakukan oleh anak-anak remaja yang baru menginjak usia dewasa atau biasa di sebut ABG. Mereka mencorat-coret tembok warga atau fasilitas umum sehingga membuat sebagian warga geram dan membuat pemandangan menjadi kurang enak  di pandang.

Foto: Kotornya Underpass Mampang Gara-gara Coretan SOTR
contoh vandalisme SOTR
foto dari detik.com

Kebanyakan pelaku anarkis dan vandalisme di jalanan ketika SOTR adalah para ABG, mengapa mereka tidak sahur di rumah? Tentunya itu jadi pertanyaan untuk saya. Yang saya pahami kenapa mereka lebih memilih sahur diluar rumah dan berkumpul dengan teman-temannya adalah mereka merasa nyaman berkumpul dengan teman-temannya daripada berkumpul dengan keluarga. peran keluarga disini cukup penting karena anak-anak usia yang baru menginjak usia dewasa emosinya masih labil sehingga perlu selalu dibimbing oleh orang tua atau orang terdekat mereka.

Hasil gambar untuk tawuran sotr
screenshoot youtube.com
chanel KOMPAS TV

Harus waktu sahur adalah waktu yang berkah, waktu sepertiga malam adalah waktu yang mustajab untuk berdoa apa lagi di bulan puasa ini. Pahala juga berlipat ganda, dapat berkah sahur dapat pahala tahujud juga. Bukan di gunakan nongkrong tidak jelas malah berujung maksiat.

Mungkin itu unek-unek saya tentang betapa NORAKNYA acara sahur on the road.
  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kopdar bersama Komunitas Sahabat Erdogan