Kopdar bersama Komunitas Sahabat Erdogan


Jumat 1 Juli 2018 kemarin Komunitas Sahabat Erdogan melaksanakan acara kopdar sekaligus kajian tentang penaklukan Konstatinopel yang sekarang lebih di kenal Istanbul (Turky). Kajian kemarin dihadiri oleh Muhammad Zaitun Rasmin ( Ketua Ikatan Ulama dan Da’i se Asia Tenggara, Wasekjen MUI), Kamarullah (Alumni univ. Turky) dan Cemal Sahin (Hyrat Foundation). Sebagai pembicara pertama, Ust. Zaitun dengan segala kerendehan hati beliau mengatakan “harusnya Ust. Felix Siaw yang memberikan materi ini, karena saat ini beliaulah yang paham tentang Ustmaniah”. Tapi yang saya ingin ceritakan disini bukan materi yang dibawakan di kajian kemarin, tapi tentang komunitas ini sendiri.

Kebanyakan anak muda jaman sekarang lebih mengidolakan sosok selebritis, pemain sepak bola dan publik figur lainnya yang mana meraka kebanyakan jauh dari kesan islami bahkan memang non Muslim. Dewasa ini memang sedikit sosok muslim yang jadi idola anak muda jaman sekarang, mungkin jikalau ada yang saya tahu seperti Maher Zain, Tengku Wisnu dan beberapa artis lainnya.

Erdogan, adalah sosok dibalik perubahan dan kemajuan Turky 15 tahun terakhir ini. Beliau adalah sosok pemimpin yang memegang teguh nilai-nilai Islam. Sejak Erdogan menjadi pemimpin pemerintahan negara, Turky menjadi negara maju, yang sebelumnya Turky adalah negara sakit di Eropa. Erdogan adalah sosok pemimpin Islam yang disegani pemimpin dunia, bahkan negara Adi Daya seperti Amerika dan sekutunya Israel harus berpikir dua kali untuk bersengketa dengan Turky. Selain menjadi pemimpin yang segani, Erdogan juga menjadi pemimpin yang di cintai oleh rakyat Turky dan umat Muslim dunia. Bukan hanya itu, Erdogan juga menjadi Idola baru bagi anak muda Turky.

Erdogan dengan kecerdasan, kelembutan dan keberaniannya menginspirasi kaum muda disana. Sekulerisme yang puluhan tahun menggrogoti Turky sedikit demi sedikit mulai di tinggalkan, semenjak larangan berhijab di cabut, masjid-masjid didirikan, sekolah-sekolah di bangun, Erdogan merangkul anak muda untuk bersama membangun kembali era kejayaan Turky Ustmani seperti dulu.

Bukan hanya di Turky, influen Erdogan juga mewabah di Indonesia. Tidak sedikit anak muda Indonesia mengagumi sosok pemimpin seperti Erdogan. Pemimpin yang tegas, pemberani lemah lembut  dan Istikomah membela Islam. Sosok pemimpin seperti ini yang sebenarnya sekarang di butuhkan oleh Indonesia sekarang ini. Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yangmana menguasai permasalahan negeri bukan pemimpin yang hebat melakukan pencitraan.

Yang saya harapkan komunitas ini bukan hanya sekedar untuk berbagi informasi mengenai Turky dan Erdogan, tapi juga melakukan kegiatan seperti leadership berlandaskan Islam dimana kelak nanti dari komunitas ini lahir pemimpin-pemimpin seperti Erdogan.

Mungkin cukup itu yang dapat aku tulis tentang komunitas ini, jika teman-teman ingin mengetahui lebih banyak tentang komunitas ini follow aja akun:
Instagram: @sahabaterdogan
Fanpage Facebook: Sahabat Erdogan

Komentar